Oleh : Michael Antony Ugiono
Sea, Jungle,Desert & Urban Disaster Survival Expert
BIODATA FASILITATOR
Nama : Michael Antony Ugiono / 28 Febryary 1975
- CMAS / POSSI 3 Star Scuba Diver
- PADI Advanced Open Water Diver
- PADI Rescue Diver / Medical First Responder / CPR Specialist
- Basic Training for Fire Fighting / Fire Prevention, Sea & Jungle Survival, First Aid/CPR (BTSFS), Pusdiklat Khusus Pelaut Pertamina, Jakarta, Angkatan I
- Basic Safety Training (BST), Direktorat Perhubungan Laut Republik Indonesia
- Certified Neuro Linguistic Programming Practitioner, Dynamic Coaching Victory Access International, Angkatan I
- Certified Time Line Therapy Practitioner, The Time Line Theraphy Association, USA
- Certified Competency Based Trainer, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia.
- Finalis Nasional Marlboro Adventure Team 2002
- Dll (yang tidak dapat dijelaskan satu-satu)
KOMPAS
Kompas merupakan salah satu peralatan penunjuk arah untuk navigasi dengan jarum magnetik yang selaras dengan kutub utara magnetis bumi
• JENIS KOMPAS
Terdapat bermacam-macam jenis kompas, namun dari kegunaan utamanya ada dua macam :
1. Kompas Bidik merupakan jenis kompas yang simpel dan sering kita temui.
2. Kompas Orientasi (Brand : Silva, Suunto,dll)
Kompas Bidik
Sesuai namanya maka kompas jenis ini kegunaan utamanya adalah untuk membidik arah secara tepat.
Yang termasuk kompas bidik adalah :
1. Kompas Lensa
2. Kompas Prisma
3. Kompas Giro
4. Kompas Artileri
Kompas Orientasi
Sesuai namanya kegunaan utama dari kompas jenis ini adalah untuk melakukan penyelarasan Orientasi Arah antara peta dan medan sebenarnya.
Kompas jenis ini sering juga disebut dengan nama Brand/merk produsennya , diantaranya SILVA dan SUUNTO
Penggunaan Kompas
Walaupun terbagi sebagai kompas bidik dan kompas orientasi namun keduanya dapat digunakan secara substitutif.
Kompas Bidik dapat juga digunakan untuk melakukan penyelarasan arah antara peta da medan sebenarnya dan kompas orientasi dapat juga digunakan untuk membidik arah.
Dalam penggunaannya, tergantung dari ketrampilan dari si Pemakai.
![]() |
Kompas Bidik |
![]() |
Kompas Lensa |
![]() |
Kompas Lensa Suunto |
Diperlukan latihan dan pengetahuan cara penggunaannya dengan benar.
![]() |
Kompas Prisma |
![]() |
Kompas Artileri |
Digunakan oleh pasukan Artileri untuk menentukan titik perkenaan tembakan meriam atau senjata lintasan lengkung lainnya
![]() |
Kompas Giro |
![]() |
Kompas Giro |
![]() |
Kompas Orientasi |
![]() |
Kompas Orientasi |
Pemeriksaan
Pemeriksaan mendetail wajib dilakukan saat pertama kali menggunakan kompas. Hal yang wajib di periksa adalah piringan azimuth yang memiliki jarum magnetik. Kawat bidik juga harus selalu lurus, bagian kaca dan kristal tidak rusak, nomor pada piringan dapat terbaca dengan baik, dan yang paling penting adalah piringan dapat berputar dengan bebas
Efek Logam dan Medan Listrik. Benda logam dan sumber listrik dapat berpengaruh pada performa kompas.
Akurasi
Kompas dengan kondisi baik adalah kompas yang akurat. Pemeriksaan secara periodik wajib dilakukan. Kompas yang memiliki perbedaan 3° sebaiknya tidak dipakai
Jika tidak digunakan sebaiknya kompas ditutup sehingga piringan azimuth akan terkunci dan mencegah getaran pada piringan. Hal ini juga untuk melindungi bagian kaca dan lensa bidik dari goresan.
Kalibrasi kompas merupakan standarisasi antara satu kompas dengan kompas lain yang sudah dikalibrasi atau lebih akurat.
Contoh :
Kita akan mengkalibrasi dua buah kompas, yaitu A dan B, kemudian kita akan menggunakan kompas C sebagai kompas standar. Untuk sasaran bidikan kita gunakan Bukit X.
Cara Kalibrasi Kompas
- Langkah I : bidikkan kompas C ke arah Bukit X, dan catat sudut kompasnya (misal 45°)
- Langkah ll : Bidikkan kompas A dan B ke arah
Maka kalibrasi kompas A adalah :
47° - 45° = 2° (selisih), jadi untuk hasil bidikan kompas A di medan harus dikurangi 2°, karena hasil bidikannya kelebihan 2° dari kompas standar (kompas C).
Sedangkan kalibrasi kompas B adalah :
45° - 42° = 3° (selisih), jadi untuk hasil bidikan kompas B di medan harus dikurangi 3°, karena hasil bidikannya kelebihan 3° dari kompas standar (kompas C).
Namun cara paling akurat melakukan kalibrasi kompas adalah dengan membawanya ke produsen atau supplier peralatan Navigasi yang menerima jasa kalibrasi kompas. Mereka menggunakan alat khusus untuk kalibrasi kompas dan dapat mengembalikan keakuratan jarum kompas yang sudah tidak akurat lagi. Biasanya distributor Kompas dengan Brand SUUNTO melayani jasa ini.
Jarak Aman Benda Logam
Untuk menghidari terjadinya penyimpangan sudut kompas pada ikhtilafnya maka harus dihindarkan dari
- Senjata berat, sejauh 60 meter
- Senjata nngan, sejauh 40 meter
- Pagar kawat, sejauh 10 meter
- Parang, pisau dan logam kecil lainya, sejauh 3 meter atau lebih
Arah Utara yang ditunjukkan oleh jarum kompas. Mengarah pada pusat magnetis bumi yaitu di 1400 Statute Mile (2.250 km) di sebelah selatan Kutub Utara (Utara Sebenarnya), tepatnya di pulau Buthurst di sebelah Utara Canada. Daerah ini disebut juga sebagai Jazirah Boothia.
Skema Letak & Arah Utara Magnetis
Ikhtilap Magnetik
Dari Gambar Skema Letak dan Arah Utara Magnetic terhadap Utara Sebenarnya, kita jadi tahu bahwa keduanya tidak berimpit dan ternyata memiliki penyimpangan. Penyimpangan antara arah Utara Magnetis terhadap Utara Sebenarnya disebut IKKTILAP MAGNETIK atau disebut juga DEKLINASI Sudut penyimpangannya dapat ke Barat atau pun ke Timur dari Utara Sebenarnya tergantung dari posisi si Navigator
Variasi Magnetik
Kutub Utara Magnetik tidak berada di satu titik statis melainkan berubah ubah setiap saat karena massa (Volume) Bumi dipengaruhi oleh gerakan Rotasi dan Revolusi. Perubahan ini disebut
Variasi Magnetik menyebabkan besarnya Ikhtilap Magnetik bertambah atau berkurang dan ini juga mempengaruhi besarnya Ikhtilap Magnetik di Peta tergantung di mana dan kapan peta tersebut di buat.
![]() |
Skema Pergeseran Utara Magnetik |
Di setiap peta Topografi ataupun RBI (Rupa Bumi Indonesia) dan Peta peta Navigasi Laut (Admiralty Chart) di bagian bawah selalu dicantumkan Keterangan Orientasi Utara pada saat peta dibuat yang memuat informasi mengenai :
- Ikhtilap Magnetik terhadap Utara sebenarnya
- Ikhtilap Utara Peta terhadap Utara Magnetik
- Variasi Magnetik
![]() |
Contoh Keterangan Orientasi Utara |
![]() |
Contoh Keterangan Orientasi Utara |
AZIMUTH / BACK-AZIMUTH
Azimuth adalah sudut yang ditunjukkan oleh kompas menuju ke sasaran / titik identifikasi / tanda medan.
Azimuth
BACK-AZIMUTH
Back Azimuth adalah sudut balikan dari Azimuth yang dapat dihitung dengan rumus :
Back Azimuth = Az >180° - 180° atau Az <180° + 180°
Contoh :
Jika Az 270° maka Back Azimuth-nya adalah : 270° - 180° = 90°
Jika Az 70° maka Back Azimuth-nya adalah : 70° + 180° = 250°
RESECTION
Resection adalah teknik menentukan posisi kita di peta. Ada beberapa teknik, namun kita harus menggunakan 2 atau lebih titik identifikasi / tanda medan.
MODIFIED RESECTION
INTERSECTION
Intersection adalah tehnik menentukan suatu point pada peta menggunakan dua atau lebih titik bidik yang diketahui. Tehnik ini biasanya dilakukan untuk mengetahui jarak suatu lokasi atau mengetahui point yang tidak dapat diakses seperti target area musuh, area berbahaya, dll.
Tehnik intersection menggunakan peta dan kompas
- Ketahui lokasi kita pada peta
- Bidik point yang ingin diketahui menggunakan kompas
- Konversikan magnetik azimuth ke grid azimuth
- Tarik garis dari posisi kita pada peta dengan sudut grid azimuth
- Pindah ke lokasi / point lain dan ulangi langkah 1, 2, 3, 4 dan 5
- Titik di mana dua garis bidik bersinggungan adalah posisi obyek yang dicari. Selanjutnya kita dapat menentukan grid koordinatnya
![]() |
Teknik Compass To Cheek |
![]() |
Teknik Centerhold |
“A good navigator never lost,
he just disoriented for a while and
find a way back again a moment later.”
–Michael Antony
NB : Jika masih ada yang kurang jelas dan perlu ditanyakan silahkan hubungi admin, dan mohon maaf materi tidak bisa dikopi secara bebas untuk menghindari repost dan plagiarism jika menginginkan materi dalam post ini silahkan hubungi admin.
Salam Rimba.
Terimakasih Telah Berkunjung
Tag :
Mountain Climber
0 Komentar untuk "KOMPAS ( Pembahasan Lengkap )"